
Manajer Everton, Sean Dyche (Foto: Sports Mole)
London, Jurnas.com - Manajer Everton, Sean Dyche, berada di ambang pemecatan usai gagal mendulang satu poin pun dalam tiga pertandingan pembuka Liga Premier. Tiga kekalahan membuat The Toffees menghuni peringkat terbawah alias juru kunci.
Dyche mengakhiri musim 2023-2024 dengan cukup baik, termasuk memastikan klub tersebut menghindari zona degradasi dengan finis di peringkat ke-15 di bawah Wolves.
Namun, tiga pekan perdana Liga Premier cukup buruk bagi Everton, dengan kekalahan 3-0 dan 4-0 dari Brighton & Hove Albion dan Tottenham Hotspurs, serta takluk 3-2 dari Bournemouth meski sempat unggul 2-0 menjelang menit ke-87.
Apabila Everton tidak kunjung memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga Premier pasca jeda internasional, maka keputusan realistis akan diambil oleh manajemen di ruang ganti.
"Perubahan mungkin terjadi meskipun calon pemilik baru John Textor berhasil mengambil alih klub," demikian laporan The Sun yang dikutip Sports Mole pada Senin (9/9).
Laporan tersebut menambahkan bahwa posisi Dyche di Goodison Park akan digantikan oleh pelatih kepala Palmeiras, Abel Ferreira. Textor kabarnya terkesan dengan cara Ferreira memenangkan dua gelar liga dan Copa Libertadores selama menangani klub Brasil tersebut.
Ferreira mencatatkan rekor 177 kemenangan dari 309 pertandingan di semua kompetisi, kalah 56 kali namun hanya kebobolan 245 gol sejak kedatangannya pada Oktober 2020.
Saat ini, kontrak Ferreira di Palmeiras tersisa kurang dari 18 bulan tersisa. Namun, klub itu tampaknya akan berusaha mempertahankan jasa mantan pelatih Braga tersebut, di tengah persaingan memperebutkan gelar ketiga berturut-turut musim ini.
KEYWORD :Sean Dyche Everton Abel Ferreira