Sabtu, 01/03/2025 03:23 WIB

Bacaan Niat Puasa Ramadan dan Panduannya yang Perlu Diketahui

Bacaan Niat Puasa Ramadan dan Panduannya yang Perlu Diketahui

Ilustrasi seorang perempuan sedang berniat puasa Ramadan (Foto: Pexels/PNW Production)

Jakarta, Jurnas.com - Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan. Sebagai salah satu dari lima rukun Islam, puasa ini tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjadi momen untuk memperdalam ketakwaan, meningkatkan amal ibadah, dan memperbaiki akhlak, baik secara spiritual maupun sosial.

Namun, tahukah Anda bahwa niat merupakan salah satu elemen penting yang harus dipenuhi sebelum menjalankan ibadah puasa? Berikut ini adalah penjelasannya.

Mengutip laman resmi MUI dan Nahdlatul Ulama, niat menjadi aspek fundamental dalam setiap ibadah Islam, termasuk puasa. Tanpa niat yang sah, puasa tidak akan diterima. Berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, "Setiap amal tergantung pada niatnya."

Artinya, apa yang kita niatkan dengan tulus akan menentukan hasil dari ibadah tersebut. Oleh karena itu, niat puasa Ramadan harus dilafalkan dengan penuh kesadaran, baik itu secara lisan maupun dalam hati.

Namun, ada perbedaan ketentuan niat antara puasa wajib (seperti Ramadan, qada, dan nazar) dan puasa sunnah. Niat puasa Ramadan harus diucapkan pada malam hari, sebelum terbit fajar. Hal ini menjadi syarat sahnya puasa Ramadan. Sedangkan untuk puasa sunnah, niat bisa dilakukan pada siang hari, selama belum ada hal yang membatalkan puasa.

Bacaan Niat Puasa Ramadan

  1. Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

Ketika bulan Ramadan tiba, Anda dapat berniat untuk berpuasa sepanjang bulan tersebut. Berikut bacaan niat puasa untuk sebulan penuh:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala."

  1. Niat Puasa Ramadan Sehari Penuh

Jika Anda ingin berniat untuk puasa hanya pada hari tertentu, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala."

Panduan Niat dan Tata Cara Puasa Ramadan

Mayoritas ulama, termasuk dalam mazhab Syafi`i, berpendapat bahwa niat puasa wajib, seperti puasa Ramadan, harus dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbitnya fajar. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ad-Daruquthni dan Al-Baihaqi:

Hadis:
مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya:
"Barang siapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar, maka puasanya tidak sah." (HR. Ad-Daruquthni dan Al-Baihaqi).

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk berniat setiap malam sebelum waktu Subuh, yang merupakan waktu fajar. Meskipun demikian, sebagian ulama berpendapat bahwa niat sudah dianggap sah jika seseorang makan sahur dengan tujuan berpuasa pada keesokan harinya.

Selain membaca niat, agar ibadah puasa Ramadan Anda sah dan mendapatkan pahala yang maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.

Makan sahur sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki keberkahan. Rasulullah SAW bersabda, "Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah" (HR. Bukhari).

Sepanjang hari, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan berbagai hal yang membatalkan puasa, termasuk menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berkata kasar, berbohong, atau bergunjing.

Ketika waktu berbuka tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka. Rasulullah SAW bersabda, "Jika salah seorang dari kalian berbuka, maka hendaknya dia segera berbuka" (HR. Tirmidzi).

Selain berpuasa, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah lainnya, seperti membaca Al-Qur`an, berdzikir hingga bersedekah.

Wallahu a’lam bi-shawab.

KEYWORD :

Niat Puasa Raamadhan Bacaan Niat Puasa Panduan Puasa Ramadan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :