Kamis, 03/04/2025 18:37 WIB

Lebaran di Rempang, Mentrans Serahkan 1.000 Bingkisan dari Presiden

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memanfaatkan momen Idulfitri 1446 H untuk berdialog dengan masyarakat di pulau Rempang, Batam sekaligus menyerahkan 1.000 bingkisan Lebaran dari Presiden Prabowo Subianto

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam momen Idulfitri 1446 H di masjid Al Fajri, di pulau Rempang, Batam (Foto: Ist/Humas Kementrans)

Batam, Jurnas.com - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memanfaatkan momen Idulfitri 1446 H untuk berdialog dengan masyarakat di pulau Rempang, Batam sekaligus menyerahkan 1.000 bingkisan Lebaran dari Presiden Prabowo Subianto.

Bingkisan Lebaran dari Presiden Prabowo itu, Mentrans Iftitah serahkan baik kepada warga Rempang yang bersedia mengikuti transmigrasi lokal, maupun yang masih menolak.

Sebelumnya, pada Sabtu (29/3) Mentrans mendarat di bandara Hang Nadim Batam. Didampingi Walikota Batam Amsakar Ahmad, ia langsung menuju Pasar Kuliner Batam (Pakuba) untuk berdialog dengan puluhan warga Rempang yang sudah bersedia pindah ke kawasan permukiman Rempang Eco City di Tanjung Banon. Mereka ditempatkan sementara di Batam, menunggu selesainya rumah-rumah mereka.

Dalam dialog tersebut, kepada Menteri Iftitah warga minta agar disediakan fasilitas pendidikan. Mereka juga minta agar ganti rugi yang mereka terima, tidak dipotong lagi untuk rumah.

"Kita menyiapkan beasiswa bagi anak-anak transmigran agar mereka bisa kuliah di kampus-kampus ternama seperti ITB, IPB, UGM, tapi tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jawa. Saya sudah ketemu Rektor masing-masing untuk mengembangkan pola perkuliahan di kawasan transmigrasi," kata Iftitah dalam keterangan tertulis, Rabu (2/4).

Sementara itu, Walikota Batam menjanjikan fasilitas SD, SMP dan SMA bagi warga yang dipindahkan, akan selesai tahun ini. Walikota juga berjanji meninjau aturan yang memotong ganti rugi yang diterima warga.

Sore harinya, Mentrans mengunjungi kelompok warga yang menolak transmigrasi lokal di kelurahan Sembulang, Galang. Meski disambut spanduk-spanduk penolakan, Menteri Iftitah menyalami warga satu persatu dan mendengarkan aspirasi mereka.

Warga pun bertepuk tangan saat Mentrans Iftitah memastikan tidak ada paksaan dalam program transmigrasi lokal.

"Program transmigrasi bersifat sukarela. Jika ada pemaksaan, saya bisa masuk penjara. Tapi di sisi lain, warga juga tidak boleh memaksa sesama warga. Jika ada yang mau pindah, jangan diintimidasi agar tidak pindah. Kita harus menghargai keinginan masing-masing," kata Iftitah.

Dalam kesempatan ini, Mentrans menitipkan bingkisan Lebaran dari Presiden bagi para warga melalui Lurah setempat. Pada hari kedua, ia mengunjungi masyarakat di Pasir Panjang dan berdialog usai sholat Dzuhur berjamaah.

Kemudian, pada hari ketiga, Mentrans melaksanakan shalat Idulfitri bersama masyarakat kelurahan Sembulang, di masjid Al Fajri.

Dari berbagai dialog tersebut, Mentrans menyimpulkan bahwa umumnya masyarakat Rempang tidak menolak program pembangunan pemerintah, tapi minta agar ruang hidup mereka dihargai. Selain itu, faktanya ada masyarakat yang setuju untuk mengikuti program transmigrasi lokal, dan ada yang masih menolak.

KEYWORD :

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Rempang Lebaran Presiden Prabowo Subianto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :