Jum'at, 04/04/2025 06:01 WIB

Indonesia Kirim Bantuan Tahap Ketiga untuk Korban Gempa Myanmar

Bantuan tahap ketiga itu dilepas oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang mewakili Presiden Prabowo Subianto.

Seorang pria berjalan menuju masjid yang rusak setelah gempa bumi yang kuat, di Amarapura, Myanmar, 1 April 2025. REUTERS

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Indonesia kembali mengirim bantuan kemanusiaan tahap ketiga untuk para korban bencana gempa bumi Myanmar berupa obat-obatan, alat kesehatan, dan tenaga kesehatan.

Bantuan tahap ketiga itu dilepas oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang mewakili Presiden Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Kamis.

"Atas instruksi bapak presiden maka RI kirim bantuan kepada saudara kita yang terdampak di sana dan ini bagian dari tim yang kita kirim sejak 31 Maret lalu," kata Menlu dalam sambutannya sebagai inspektur upacara pelepasan bantuan.

Bantuan kemanusiaan yang dikirim itu mencakup berbagai kebutuhan mendesak, termasuk makanan siap saji, obat-obatan, alat kesehatan, perlengkapan medis, serta kebutuhan dasar lainnya seperti selimut dan tenda darurat.

Bantuan itu dihimpun dari BNPB, Artha Graha Peduli, BAZNAS, Kementerian Pertanian, PMI, dan Kemenkes hingga pihak swasta dengan total bobot 124 ton senilai Rp20,89 miliar.

Pemerintah memberangkatkan dua pesawat ke Myanmar berisikan personel atau delegasi resmi dan satu pesawat lainnya berisikan muatan logistik

Bantuan itu diangkut menggunakan pesawat cargo dan pesawat carter Garuda 747-800 berisi 65 personel, delegasi resmi sekitar pukul 09.30 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan rute Halim Perdanakusuma – Banda Aceh (RON) – Naypyidaw, Myanmar.

Bantuan hari ini merupakan kali ketiga yang diberikan Pemerintah RI bagi para korban terdampak gempa bumi Myanmar berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat (28/3).

Tahap pertama bantuan kemanusiaan telah tiba di Myanmar pada Senin (31/3) melalui pesawat Hercules A-1342 mencapai 12 ton, terdiri atas berbagai kebutuhan darurat.

Sedangkan bantuan tahap kedua dikirim pada Selasa (1/4) berupa Tim Aju Bantuan Indonesia yang diberangkatkan berjumlah 39 orang, terdiri atas personel TNI, BNPB, Kementerian Luar Negeri, Basarnas, Baznas, dan Kementerian Kesehatan.

Bersama dengan Tim Aju ini diberangkatkan juga unsur pengamanan yang terdiri atas personel TNI serta kru pesawat yang dipimpin oleh Mission Commander Kolonel Pnb Beni Aprianto.

Tim aju ini diberangkatkan menggunakan Pesawat Hercules C-130J-30 Super Hercules A-1342 yang memiliki kapasitas muat logistik dan alat kelengkapan sebanyak 12 hingga 15 ton.

Bantuan logistik yang dikirim meliputi 20 unit tenda serba guna, selimut, sarung, dan makanan siap saji dari Kementerian Pertahanan RI, bantuan logistik tambahan dari BNPB, serta satu unit truk dari Basarnas untuk operasional di lokasi.

Dalam sambutannya, Sugiono berpesan agar delagasi menjaga faktor keselamatan diri dan terus berkoodinasi dengan baik kepada aparatur di Myanmar agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan sebaiknya.

Apel ditutup dengan penempelan stiker, peninjauan logistik bantuan, dan ucapan selamat jalan kepada delegasi yang bertugas.

Turut hadir dalam agenda pelepasan bantuan tersebut Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI, Ketua BNPB Suharyato, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, serta Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Kapolda Metro Irjen Pol Karyoto.

 
KEYWORD :

Gempa Bumi Gempa Myanmar Bencana Alam Bantuan Bencana Presiden Prabowo Menteri Luar Negeri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :