Minggu, 06/04/2025 09:40 WIB

Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Syawal

Biasanya, terkait penamaan bulan Hijriah, termasuk bulan Syawal, selalu ada alasan khusus mengapa bulan tersebut dinamai demikian. Lantas, bagaimana asal-usul dan sejarah penamaan bulan Syawal, serta makna penting yang terkandung di dalamnya? Berikut adalah ulasannya

Ilustrasi Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Syawal (Foto: Pexels/Syed Hasan Mehdi)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Syawal, yang dikenal dengan bulan kemenangan karenan terdapat perayaan Idulfitri, merupakan bulan ke-10 dalam kalender Hijriah. Penamaan bulan yang terletak setelah bulan Ramadan ini memiliki sejarah yang cukup menarik dan jarang diketahui oleh banyak orang. 

Biasanya, terkait penamaan bulan Hijriah, termasuk bulan Syawal, selalu ada alasan khusus mengapa bulan tersebut dinamai demikian. Lantas, bagaimana asal-usul dan sejarah penamaan bulan Syawal, serta makna penting yang terkandung di dalamnya? Berikut adalah ulasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

Asal Usul dan Sejarah Penamaan Bulan Syawal

Sebelum Islam datang, masyarakat Arab mengenal bulan yang sekarang kita sebut Syawal dengan nama “Wagil.” Nama ini, meskipun tidak banyak dijelaskan dalam referensi sejarah, mengindikasikan sebuah tradisi lama yang kemudian berubah ketika kalender Hijriah disusun.

Pada masa khalifah Umar bin Khattab, kalender Hijriah mulai diterapkan dan bulan-bulan mulai diberi nama resmi. Nama "Syawal" dipilih setelah kesepakatan bersama di kalangan bangsa Arab. Namun, alasan pasti mengapa nama "Syawal" dipilih tidak dapat ditemukan secara jelas dalam literatur sejarah. Meski demikian, ada sebuah teori menarik yang merujuk pada karakteristik alam dan kehidupan sosial masyarakat Arab saat itu.

Menurut Lisanul Arab, kamus klasik yang disusun oleh Ibnu Mandzur, penamaan Syawal memiliki kaitan dengan hewan khas di wilayah Arab, yakni unta. Bulan Syawal dikaitkan dengan ciri khas unta betina yang mengangkat ekornya sebagai tanda kesiapan untuk dibuahi oleh unta jantan.

Lebih lanjut, bulan ini juga dikenal karena fenomena alam yang terjadi pada hewan-hewan tersebut. Setelah proses pemeliharaan, unta betina akan menghasilkan susu. Namun, karena suhu yang sangat panas pada musim tersebut, air susu unta akan menguap, menyebabkan susu tersebut berkurang. Fenomena ini disebut dengan "tasywiil" dalam bahasa Arab, yang secara harfiah berarti penguapan susu akibat cuaca panas, menggambarkan peralihan alamiah yang terjadi di bulan ini.

Bulan Syawal dan Kehidupan Umat Islam

Bulan Syawal memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam. Di bulan inilah umat Islam merayakan Idul Fitri, yang menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan. Idul Fitri adalah hari yang penuh sukacita, setelah sebulan penuh berpuasa dan beribadah.

Tidak hanya itu, bulan Syawal juga memiliki sejumlah peristiwa bersejarah yang sangat penting dalam sejarah Islam. Misalnya, pada tahun kedua Hijriah, Nabi Muhammad SAW menikahi Siti Aisyah R.A., yang menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah kehidupan pribadi beliau. Selain itu, di akhir bulan Syawal tahun kedua Hijriah, terjadi pertempuran besar antara pasukan Muslim dan Bani Sulaim di Qurqarah Al-Kurar, sebuah wilayah yang terletak di antara Makkah dan Madinah.

Peristiwa penting lainnya juga terjadi pada bulan Syawal, yaitu Perang Uhud yang terjadi pada tahun ketiga Hijriah. Dalam pertempuran ini, pahlawan Islam, Hamzah bin Abdul Muthalib, syahid di medan perang. Tak hanya itu, di bulan dan tahun yang sama, terjadi pula Perang Hamra al-Assad, yang semakin memperkaya sejarah perjuangan umat Islam pada masa itu.

Makna Bulan Syawal

Selain menjadi bulan perayaan Idul Fitri, bulan Syawal mengandung banyak pelajaran bagi umat Islam. Bulan ini mengajarkan tentang pentingnya kesabaran dan ketabahan setelah menjalani ujian berat selama Ramadan. Idul Fitri bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga sebuah refleksi akan kebersihan hati, peningkatan spiritual, dan semangat untuk kembali ke jalan yang benar.

Syawal juga menandakan awal dari berbagai peristiwa penting yang membawa umat Islam pada kemenangan dan kemajuan. Sejarah penamaan bulan ini mengajarkan kita untuk menghargai setiap perubahan alam dan budaya yang terjadi dalam kehidupan kita, serta untuk senantiasa mencari makna lebih dalam dari setiap peristiwa yang ada. (*)

Wallohu`alam

KEYWORD :

Bulan Syawal Sejarah Penamaan bulan Syawal syawal Sejarah Islam




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :