Salah satu penyakit yang paling sering muncul adalah demam berdarah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air hujan, sehingga sangat penting untuk menjaga kebersihan sekitar rumah.
Selain itu, flu dan pilek juga lebih mudah menyebar di musim hujan karena suhu yang dingin dan kelembapan yang tinggi. Virus flu dapat menyebar dengan cepat melalui udara atau kontak langsung, sehingga menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh sangat diperlukan untuk menghindari penularan.
Di sisi lain, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga sering terjadi akibat udara dingin yang mengurangi daya tahan tubuh. Virus dan bakteri berkembang lebih cepat dalam kondisi kelembapan yang tinggi, membuat kita lebih rentan terjangkit penyakit pernapasan.
Diare menjadi masalah kesehatan lain yang kerap terjadi saat musim hujan, terutama akibat konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Genangan air yang tercemar sering menjadi penyebab penyebaran bakteri yang memicu gangguan pencernaan, sehingga kebersihan makanan dan air harus lebih diperhatikan.
Tak kalah penting, leptospirosis juga bisa mengancam kesehatan saat banjir melanda. Penyakit ini ditularkan oleh bakteri yang ada di urin hewan, seperti tikus, yang bercampur dengan air banjir, sehingga kontak dengan air tersebut harus dihindari agar terhindar dari infeksi.
Untuk mencegah semua penyakit ini, kita perlu menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri. Mengelola genangan air, mengonsumsi makanan sehat, serta mencuci tangan secara rutin adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit saat musim hujan. (*)