Jakarta, Jurnas.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan kinerja positif dengan pertumbuhan dana murah (current account savings account / CASA) yang tinggi hingga double digit pada kuartal III-2026. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi layanan digital serta transformasi jaringan cabang yang semakin solid.
Hingga September 2026, CASA BNI tercatat tumbuh 19,6% secara tahunan (year-on-year / YoY) menjadi Rp733,7 triliun dengan distribusi yang merata di seluruh segmen.
Rincian Kinerja Penghimpunan Dana Pihak Ketiga:
- Giro BNI: Tumbuh 25,9% YoY (melampaui rata-rata industri sebesar 9,8%), dengan peningkatan pangsa pasar sebesar 120 bps menjadi 13,2%.
- Tabungan BNI: Tumbuh 11,6% YoY, mendongkrak pangsa pasar tabungan naik 10 bps menjadi 9,2%.
Performa Layanan Digital yang Pesat
Pencapaian gemilang ini tidak lepas dari keberhasilan BNI dalam memperkuat ekosistem digitalnya:
- wondr by BNI: Jumlah pengguna mencapai 16,6 juta (tumbuh 58% YoY) dengan total nilai transaksi menyentuh Rp1.774 triliun (meningkat 25% YoY).
- BNIdirect: Mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp9.324 triliun (tumbuh 16% YoY) dengan basis pengguna mencapai 293 ribu (meningkat 19% YoY).
Selain itu, BNI terus memperkuat produktivitas cabang, aktivitas transaksi, serta penghimpunan dana murah melalui inisiatif transformasi jaringan bertajuk BRAVE (Branch, Region & Area Value Empowerment).
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengungkapkan bahwa integrasi antara layanan digital yang andal dan jaringan cabang yang luas menjadi kunci utama perusahaan dalam memperkuat kedekatan dengan nasabah.
"Integrasi layanan digital dan jaringan cabang memungkinkan BNI memperluas jangkauan layanan, meningkatkan transaksi, sekaligus memperkuat hubungan dengan nasabah di berbagai segmen," ujar Putrama dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).





